Abang gorengan
Jual tahu, tempe
Bakwan, pisang, ade...
Cireng, ubi, kue bola...
[The Nunung Cs - Abang Gorengan]
Mendengar lagu yang satu ini agak menggelitik.
Apakah The Nunung Cs (Kocakers alias band kocak) terobsesi ingin jadi abang gorengan juga? Hehehe. Menurut saya, itu karena mereka cerdas mengamati lingkungan yang bisa dijadikan inspirasi mencipta sebuah lagu unik, lucu, agak konyol dan apa adanya.
Abang gorengan, itu judul lagunya. Tapi yang mau saya ceritakan di sini adalah GEROBAK GORENGAN. Di Jalan Soekarno - Ende, tepat di depan lapangan Perse, Anda akan menemukan suasana malam yang asyik. Di situ ada sekitar 3 gerobak yang menjual gorengan; tahu, tempe, ubi, pisang, semua plus sambal. Ada sambal belimbing yang nyumi, ada juga saos sambal. Yang tidak ada cuma kue bola dan ciweng. Syukurlah ciweng tidak ada karena saya juga tidak suka sagu goreng ituh

(Ciweng atau cireng yak?

).
Gerobak diparkir di pinggir trotoar, tikar-tikar digelar, lampu gas atau lampu listrik yang arusnya diambil dari RSPD atau kantor terdekat (ada kantor Dinas P&K, RSPD, warnet Pemda di latar belakangnya), penggorengan besar dipanaskan plus minyaknya dan... TRADA!

hehehe. Datanglah setelah Maghrib karena lewat dari itu tidak dijamin bisa dapat tempat/tikar apalagi kalau malam minggu. Enaknya cuci mata sambil nyamil gorengan panas. Mau minum? Tersedia... kopi, teh, susu, tinggal pilih. Pastinya kudu bawa duit donk hehehe nggak ada yang gretong.
Jadi kalau mau menikmati other side of night in Ende, pergilah ke jalan Soekarno dan lesehan bersama gerobak gorengaaaaan

hehehe.
Mau yang lebih mengenyangkan? Di dekat gerobak-gerobak gorengan, ada sebuah warung makan; AYAM BAKAR. Terkenal enaknya!
Gerobak gorengan di Ende beserta lokasi dan cara penyajiannya mengingatkan saya pada areal Kotamadya dan Bambu Runcing - Surabaya. Eits, yang sudah tau 'bambu runcing' di Surabaya jangan salah tanggap lho. Saya suka nongkrong di salah satu lesehan di situ karena memang suka sama racikan kopi salah seorang penjual (sampai akrab

) hihihi. Suasananya nyaris sama lah (disama-samakan) meski jualannya lebih beragam kalau di Kotamadya atau di Bambu Runcing.
Oke. Kayaknya kopdar tanggal 21 nanti ada 2 pilihan nih. Mau di Gerobak Gorengan atau di rumah saya?

*ngakak*