Flobamora
Welcome, Guest
Please Login or Register.    Lost Password?
Pemberdayaan Bitta Beach (1 viewing) (1) Guest
Harapan untuk NTT
Go to bottom Favoured: 0
TOPIC: Pemberdayaan Bitta Beach
#743
tuteh ()
User Offline Click here to see the profile of this user
Gender: Female tuteh.pharmantara@gmail.com tooty408 Location: Ende
Pemberdayaan Bitta Beach 10 Months, 1 Week ago Karma: 2  
Teman, ada yang orang Ende di sini? Hehehehe... maksudnya sambil baca bisa sambil membayangkan. Atau mungkin ada teman yang pernah ke pantai Bitta, biasa kami ata Ende sebut Bitta Beach bukan karena gengsi atau gaya-gaya'an, tapi karena emang udah ngetop di masyarakat Bitta Beach.
(Padahal bita dalam bahasa Ende artinya KOTOR) hehehe.

Beberapa minggu terakhir saya sering ke Bitta Beach (singkatnya BB aja ya tapi bukan BlackBerry hehehe).

BB tidak kalah dengan pantai-pantai lain yang ada di Indonesia. Sekali lagi; TIDAK KALAH! Tapi ya dalam konteks wisata dan Indonesia, memang tidak perlu pake istilah kalah dan menang, hehehe.
Oke, pantainya bagus, keren, lumayan bersih lah... dan pemandangannya ke kanan ada gunung Meja, bibir landasan Bandara H.Hasan Aroeboesman, dermaga Ippi dan kisaran Arubara. Sebelah kiri ada pulau Koa, sepanjang pantai hingga pandangan ke kampung Wolotopo.
ASYIK SEKALEEE!!!

Lantas minggu kemarin ada yang bilang, "paling asyik habis berendam, ngebakso!"

Ya... saya kaget. Bukan apa-apa... saya juga suka makan. Dan saya kepikiran untuk membuka 2 gerobak

1. Gerobak bakso.
2. Gerobak es.

Setelah Bitta Beach Restaurant n kafe-nya terbakar habis... memang tidak ada tempat resmi lain yang bisa diandalkan untun nongkrong berkaraoke... tapi kalo hanya untuk gerobak2 makanan... rasanya tidak rugi bila Pemerintah melakukan usaha untuk meng'aman'kan Bitta Beach, lantas para pedagang/gerobak-makanan yang ada disitu dipungut biaya/pajak...

Lumajeun!

Menurut kalian?

(diposting di www.ende.blogspot.com)
 
Logged Logged  
 
  The administrator has disabled public write access.
#746
Re:Pemberdayaan Bitta Beach 10 Months ago Karma: 0  
Tuteh.... Tampilin dong photonya Bitta Beach...siapa tahu ada rejeki and waktu bisa kesana...!

Untuk menunjang pariwisata tidak hanya dari segi keindahannya saja.. yang tak kalah pentingnya adalah "Promosi" yang intensif dan ditunjang rasa memiliki terhadap bisnis wisata...

Promosi bisa dilakukan dari "cerita bersambung dari mulut ke mulut"... apa inih...atau penyebaran lewat media cetak aor elektronik (internet,,dll).

Pariwisata juga identik dengan memjual jasa artinya sebagai pelaku wisata..si empunya lokasi harus berjiwa melayani agar pengunjung baik domestik maupun manca akan betah dan mau berkunjung lagi...contoh seperti wisata di Bali... habis di bom mereka masih bisa bangkit krn jiwa pariwisata sudah melekat...

Lainnya... yach kesiapan sarana dan prasanan ant lain: moda tranportasi dari & ke...penginapan...resto.... dll

"Bitta Beach juga bisa seperti Kuta Beach di Bali" or Senggigi di Lombok"... sudah siapkah???

See you in Bitta Beach..anytime...!
 
Logged Logged  
  The administrator has disabled public write access.
#749
tuteh ()
User Offline Click here to see the profile of this user
Gender: Female tuteh.pharmantara@gmail.com tooty408 Location: Ende
Re:Pemberdayaan Bitta Beach 10 Months ago Karma: 2  
Iya, iya, setuju sama Pak Agoes...

Foto2 Bitta bisa diliat di Facebook saya. Sayangnya ukuran foto terlalu kecil Nanti saya kasih link-nya ya, Pak!

C u there! hope so... hehehe
 
Logged Logged  
 
  The administrator has disabled public write access.
#752
Re:Pemberdayaan Bitta Beach 10 Months ago Karma: 0  
adohh,... jadi kangen masa2 SMA,.. 3 taon di Ende,hamper tiap hari minggu pagi,ja'o mnyusuri bibir pantai bitta beach sampe di pelabuhan ipi,. kadang sendiri kadang bareng teman2,. (sayangnya wktu itu tidak punya pacar,. klo punya pasti jadi kenangan yg indah,.. hehehehe)skrng sudah hmper 4 taon blum pernah pulang,. tmbah kangen lagi dgn flores nih,. mudah2an pas pulang nanti,bisa kopdar,, bersama kaka Tuteh,. smbil ngebakso di bwh pohon rindang samping resto n cafe (sudah terbakar?? bgmana ceritanya??!)
 
Logged Logged  
  The administrator has disabled public write access.
#754
tuteh ()
User Offline Click here to see the profile of this user
Gender: Female tuteh.pharmantara@gmail.com tooty408 Location: Ende
Re:Pemberdayaan Bitta Beach 10 Months ago Karma: 2  
Pokoknya kalo pulang Ende, kita ketemu eee hehehehe. Kopdar di Bitta Beach! Hehehe.

Btw kabar soal Bitta Beach :

Kerugian Diperkirakan Mencapai Rp200 Juta
Oleh Hieronimus Bokilia
Ende, Flores Pos
Pub dan Karoke Pantai Bitta (Bitta Beach) yang terletak di bibir pantai Bitta Kelurahan Mautapaga Kecamatan Ende Timur pada Minggu (24/1) dini hari hangus terbakar api. Seluruh barang dan perlengkapan sound system yang ada di tempat hiburan itu tidak ada yang berhasil diselamatkan. Satu-satunya barang yang masih bisa diselamatkan adalah mesin genset yang telah dibawa pemiliknya kembali ke rumah.
Pantauan Flores Pos di lokasi kebakaran pada Minggu pagi lalu, bangunan yang selama ini menjadi satu-satunya tempat hiburan malam di Kota Ende rata tanah. Yang tersisa hanya satu bangunan yang letaknya berdampingan. Sedangkan bangunan yang merupakan ruangan hall tinggal puing-puing di atas pondasi bangunan. Bangunan tersebut selama ini dikontrak oleh Bob Matutina senilai Rp30 juta per tahun yang digunakan sebagai lokasi hiburan malam.
Anselmus Nahak, salah seorang pekerja di tempat hiburan tersebut saat ditemui di lokasi kebakaran, Minggu pagi mengatakan, pada malam Minggu itu mereka tutup lebih awal yakni pada pukul 02.00 karena tamu sudah sepi. Setelah ditutup mereka tidak langsung tidur tapi masih berbenah dan mengatur ruangan. Mereka baru mulai tidur sekitar pukul 03.00. Di lokasi pada waktu kejadiuan hanya dia dan salah seorang pekerja lainnya Marselinus Ria yang biasa dipanggil La’i. La’i tidur di kamar depan sedangkan dia tidur di kamar belakang. Saat sedang tidur, La’i datang membangunkannya dan menyampaikan bahwa ada kebakaran. “Saat itu api sudah membesar. Sudah sampai di bagian tengah.”

Menyelamatkan Diri
Melihat api sudah membesar dan mencapai bagian tengah mereka menjadi panik dan berupaya melarikan diri keluar dari gedung untuk menyelamatkan diri. Karena panik, mereka tidak sempat berpikir untuk menyelamatkan barang-barang yang ada di dalam gedung. Mereka berdua langsung berlari ke luar dan hanya bisa menyelamatkan sebuah mesin genset.
Kebakaran, kata dia terjadi sekitar pukul 03.30 dan terjadi begitu cepat. Hanya dalam waktu 20 menit api sudah membakar habis seluruh gedung dan isinya. Cepatnya api membakar gedung, kata dia kemungkinan karena mengikuti arus listrik. Selain itu begitu cepat terbakar karena gedung tersebut dibangun dengan dinding dari anyaman bamboo dan atapnya dari daun alang-alang dilapisi dengan seng. “Api menyala begitu cepat. Tidak sampai setengah jam sudah habis terbakar.”

Turut terbakar Satu Sepeda Motor
Dikatakan, dalam kebakaran itu turut terbakar pula satu unit sepeda motor milik salah seorang pengunjung. Motor tersebut oleh pemiliknya dititipkan karena macet. Motor tersebut tidak bisa diselamatkan.
Marselinus Ria alias La’i mengatakan, saat kejadian dia sedang tidur di kamar depan. Namun saat itu dia merasa udara sangat panas. Karena panas dia merasa sangat terganggu dan tidak bisa tidur. Dia belum menyadari bahwa saat itu ruangan hall sudah mulai terbakar. Karena kepanasan dia akhirnya terbangun dan baru menyadari kalau terjadi kebakaran. Saat keluar dari kamar dia melihat api sudah menjalar sampai ke tengah pada bagian atas. Api menjalar begitu cepat sehingga mereka tidak sempat menyelamatkan barang-barang yang ada di dalam ruangan. Mereka langsung berupaya menyelamatkan diri.

Rugi Rp200 Juta
Pemilik tempat hiburan Pantai Bitta, Bob Matutina di kediamannya di Lorong Solavide, Kelurahan Onekore, Minggu mengatakan, seluruh barang yang ada di dalam gedung tidak ada yang diselamatkan. Terdapat proyektor senilai Rp22 juta dan perlengkapan sound sistem di dalam ruangan, bir 15 dos dan dua unit kulkas dan satu boks tidak bisa diselamatkan. Satu-satunya barang yang bisa diselamatkan adalah mesin genset yang sudah dipindahkan ke rumah. Taksasi kerugian sementara, kata dia bisa mencapai Rp200 juta jika dihitung seluruh peralatan dan perlengtkapan yang ada di dalam gedung dan gedung yang terbakar.

Tegar Hadapi Bencana
Dikatakan, kebakaran yang terjadi sebenarnya tidak perlu disesali. Semua itu, menurutnya adalah rencana Tuhan bagi dia dan keluarganya. Namun, kata dia, kebakaran yang terjadi tidak membuat surut usahanya di bidang hiburan malam itu. Dia bahkan merencanakan dalam waktu dekat akan kembali eksis dalam usahanya itu. Soal lokasi, kata dia masih dipikirkan apakah menggunakan lokasi di tempat lain atau pindah dan beroperasi di rumah kediamannya saat ini.
Soal sebab-sebab kebakaran sampai saat ini masih dalam pemyelidikan polisi. Ada dugaan, terbakarnya tempat hiburan tersebut karena disengaja pihak-pihak tertentu yang tidak senang dengan Bob Matutina. Namun dugaan itu belum bisa dibuktikan. Kapolres Ende, AKBP Bambang Sugiarto saat dihubungi per telepon belum bisa memberikan informasi terkait kebakaran itu. Dia meminta agar pada Selasa (27/1) baru Flores Pos bertemu langsung dengannya


Diambil dari : hierobokilia.blogspot.com/2009/03/pub-da...ai-bitta-hangus.html
 
Logged Logged  
 
  The administrator has disabled public write access.
Go to top

Supported By

Advertisement

Member Flobamora

 akmal alamsyah
 Alexander san lohat lasar
 Eben Aben
 rhiea ranti
 anie leo
 Deddy Suhendry