Saya baru saja selesai menonton tayangan di Metro TV, behind the scene film Tanah Air Beta lalu memutuskan untuk menulis sesuatu, insight yang baru saja saya dapatkan dari tayangan ini. Disaat yang sama ketika jeda iklan, saya pun menonton sebuah tayangan lain di Trans TV, sebuah laporan perjalanan dua artis (Poppy Bunga dan Yama Carlos) ke beberapa kampung adat yang eksotis di Alor, NTT. OMG! Lagi-lagi NTT sedang disorot. Puji Tuhan, kali ini sorotannya positif. Bahkan tidak henti-hentinya saya berterima kasih kepada Alenia Pictures atau pihak Trans TV juga Metro TV yang kini mulai berani membuat tayangan yang tidak melulu Jawasentris atau Jakartasentris yang selama ini selalu mendominasi tayangan TV atau film.
Gambar dari http://malang4you.files.wordpress.com
Koreksi saya jika saya salah kaprah menulis atau keliru berkaitan dengan penggunaan istilah Jawasentris terkait dengan topik diatas. Saya ingat obrolan menarik antara saya dan seorang teman terkait dengan idealisme baru sineas ibukota untuk mengangkat sisi lain dari wilayah Indonesia Timur kedalam proyek kreatif mereka. Saya sangat mengiyakan teman saya. Sebulan lalu Oscar Lawalata dan Stephanus Hamy bahkan sukses mengangkat kain tenun ikat NTT ke ajang fashion Nasional dan Internasional (bangga saya ketika sebuah baju dengan motif kain tenun Lio nangkring di salah satu etalase supermall terkenal di Inggris, Herrods!
Bukan karena harganya, tapi nilainya…itulah Buku bagi saya. Impian sejak lama bisa membangun perpustakaan pribadi dan mengajak orang-orang terdekat untuk bergabung menimba ilmu dari membaca. Saya bahagia ketika orang tersebut dengan senangnya menceritakan kembali pengalaman yang diperiolehnya dari buku. Seakan saya telah turut berbagi ilmu juga.
Impian membangun Perpustakaan itu belum kesampaian tapi jangan kecewa. Beberapa hari lalu saya blog walking, emang sejak dulu saya sering mangkal rumah Mbak Nila Tanzil. Selebriti yang pertama kali saya kenal melalui program jalan-jalan di TV Swasta berlabel Melancong Yuk!!!
Nah, Mbak Nila Tanzil sedang menggiatkan pengumpulan buku bacaan anak-anak untuk Rainbow Reading Gardens (Taman Bacaan Pelangi) yang ada di ujung Barat Flores, tepatnya di sekitaran Labuan Bajo, NTT.
Oke…ini tantangan baru, awalnya sih baca dari blog-nya Dian Ina, terus penasaran akhirnya ketemu pencetus ide Blog31hari di sini.
Banyak ide yang ingin dituangkan, tapi ketika telat dituliskan, telat pula di posting, semuanya akan menguap sia-sia.
Tantangan ini memberi saya semangat terus menulis dan menjadikannya hal biasa selama sebulan penuh. Harusnya sih selama Bulan Mei, tapi keburu dapat informasinya terlambat (kebanyakan keluyuran di Desa sih…) berarti saya harus memulainya sekarang, sampai 31 hari kedepan.
Ini adalah bagian dari perubahan. Kata orang-orang “yang tidak berubah adalah perubahan itu sendiri”. Berharap dari gerakan ini, mari meramaikan ranah maya dengan rajin menulis.
Buat kawan-kawan Blogger di NTT yang bergabung dalam Komunitas Blogger Flobamora. Walau kita terpisah-pisah dari berbagai pulau dalam gugusan wilayah NTT, mari saling merangkul, jangan malu-malu untuk bersama Merayakan Keberagaman di Indonesia dalam tema indah Pesta Blogger 2010.
Dengan ini saya menyatakan ikut dalam tantangan Nge-Blog 31 hari dengan Seri Ilham#Blog31hari
Yuk mari menulis dan jadikan ini sebagai kebiasaan.